Thursday, October 20, 2016

Beginilah Makanan di Jepang Membuat Sehat dan Panjang Umur


Bila anda ingin melihat contoh orang-orang dengan umur panjang. Pergilah ke negara matahari terbit yaitu Jepang.

Anda akan menemukan banyak sekali  orang-orang tua berwajah keriput namun masih sangat sehat. Bahkan saat ini rekor manusia tertua masih dipegang oleh wanita Jepang yang berumur 116 tahun.

Beberapa penelitian kesehatan, penduduk Jepang memiliki angka harapan hidup yang tinggi. Tingkat obesitas di Jepang hanya 3,5 persen dari total penduduk. Tingkat kanker payudara, kanker postat dan penyakit mematikan nomor 1 seperti jantung pun lebih rendah.

Inilah beberapa makanan dan minuman yang mereka konsumsi sehingga mereka mendapatkan usia yang seperti itu:

Rumput Laut
Serat pangan dari laut ini banyak di konsumsi di Jepang. Rumput laut adalah salah satu makanan yang memiliki zat antioksidan yang tinggi di dalamnya sehingga mampu menghambat penyerapan lemak dalam tubuh.

Manfaat lain dari rumput laut yaitu mampu meningkatkan pengolahan lemak dalam tubuh hingga 4 kali lipat, maka cocok buat kamu yang ingin menurunkan berat badan.

Ikan
Orang Jepang sangat suka makan ikan. Ikan merupakan sumber asam lemak omega-3 yang sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung.

Tidak hanya memperlancar aliran darah, ikan juga bermanfaat untuk kesehatan otak, mata, dan mengurangi inflamasi atau peradangan.

Hal ini dapat mencegah radang sendi, penyakit jantung, hingga Alzheimer yang umumnya muncul di usia tua.

Teh hijau
Bagaimanapun penyajiannya, teh itu sehat. Jargon ini sudah sangat terkenal di Jepang dan sudah diterapkan benar-benar oleh penduduknya. Apalagi konsumsi jenis teh hijau.

Teh hijau, khususnya matcha banyak mengandung jenis flavanol yang disebut catechin. Zat tersebut dapat menjaga antioksidan dalam tubuh.

Selain itu, matcha juga mengandung zat theanine dalam jumlah tinggi. Zat ini memberikan efek relaksasi pada pikiran dan membantu melindungi efek negatif dari stres.

Secara umum, matcha dipercaya dapat mencegah penyakit degeneratif seperti penyakit Alzheimer, jantung, hingga kanker.

Karbohidrat Bukan Hanya Dari Nasi
Orang Jepang tidak sering mengkonsumsi nasi, mereka memiliki banyak sumber karbohidrat yang mudah ditemui di Indonesia. Contohnya kentang, ubi, udon (mie dari beras), soba (mie dari tepung gandum) dan sereal.

Di Jepang, ubi bakar dijual dengan harga cukup mahal yaitu sekitar ¥400 atau 40ribu rupiah. Berbeda dengan Indonesia, ya! Ubi dijual dengan harga 15-20ribu per kilogram. Nah, oleh karena itu orang Jepang lebih menghargai ubi dan mereka bangga mengkonsumsinya.

Acar
Acar juga menjadi makanan sehari-hari di Jepang. Acar merupakan hasil fermentasi sayuran yang bisa menjadi sumber probiotik alami. Biasanya acar terdiri dari wortel dan menitum.

Probiotik tentunya sangat baik untuk kesehatan pencernaan. Selain itu, membantu penyerapan nutrisi dari makanan yang kita makan.

0 comments:

Post a Comment

Facebook

Visitors